STIT Ahlussunnah Bukittinggi Perkuat Sinergi Pendidikan Islam melalui MoU Bersama UIN Imam Bonjol Padang

Bukittinggi–Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ahlussunnah Bukittinggi kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan mutu pendidikan tinggi Islam melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) se-Sumatra Barat, Selasa (10/02/2025).
Kegiatan strategis ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi, sinergi, serta transformasi pendidikan tinggi Islam di Sumatra Barat. Penandatanganan MoU tersebut melibatkan 14 PTKIS yang memiliki komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pelaksanaan kerja sama ini juga mendapat dukungan dari Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah VI Sumatera Barat yang senantiasa mendorong penguatan sinergi antarperguruan tinggi Islam sebagai upaya meningkatkan mutu kelembagaan, tata kelola akademik, serta pengembangan sumber daya manusia di lingkungan PTKIS.
Partisipasi STIT Ahlussunnah Bukittinggi dalam kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam memperluas jejaring akademik serta meningkatkan daya saing institusi di tengah dinamika perkembangan pendidikan global dan digitalisasi.
Ketua Forum PTKIS Sumatra Barat dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada UIN Imam Bonjol Padang atas peran aktif dalam memfasilitasi penguatan kerja sama antarperguruan tinggi Islam. Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang berkelanjutan menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi Islam yang adaptif dan progresif.
Sementara itu, Rektor UIN Imam Bonjol Padang menekankan pentingnya penguatan kurikulum sebagai pusat kultur ilmiah di perguruan tinggi. Menurutnya, kurikulum tidak hanya menjadi pedoman akademik, tetapi juga harus mampu menanamkan nilai mahabbah dan karakter keislaman dalam proses pembelajaran.
Kerja sama ini juga membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertukaran akademik, serta penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah.
STIT Ahlussunnah Bukittinggi memandang sinergi ini sebagai bagian dari ikhtiar dalam menghadirkan pendidikan Islam yang profesional, moderat, dan berdaya saing. Dengan semangat kolaborasi dan nilai-nilai keislaman, STIT Ahlussunnah Bukittinggi optimis dapat terus melahirkan generasi intelektual Muslim yang berakhlak, berilmu, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan rencana pelaksanaan SeIBa International Festival yang diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi internasional bagi perguruan tinggi Islam di Sumatra Barat.
Melalui kerja sama ini, STIT Ahlussunnah Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang unggul dan berkelanjutan.

Admin STIT AHLS
Admin STIT AHLS
Articles: 35

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *