Visiting Lecturer

STIT Ahlussunnah Bukittinggi kembali menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecturer sebagai bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas akademik dan membuka wawasan mahasiswa melalui kolaborasi antardosen perguruan tinggi. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 Juni 2025 tersebut menghadirkan narasumber Ibu Dr. Ninil Elfira, M.Pd, dosen Bimbingan Konseling dari Universitas Jambi.
Mengangkat tema “Pernikahan Multibudaya dalam Perspektif Islam,” kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen. Tema ini dipilih karena relevansinya dengan dinamika masyarakat modern yang semakin plural dan terbuka terhadap pernikahan lintas suku, adat, dan budaya.
Acara dibuka secara resmi oleh ketua STIT Ahlussunnah Bukittinggi Dr. Yosi Aryanti, MA yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pernikahan multibudaya merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari di era globalisasi. Beliau menegaskan bahwa Islam telah memberikan pedoman komprehensif tentang bagaimana perbedaan dikelola dalam rumah tangga, serta pentingnya nilai-nilai sakinah, mawaddah, dan rahmah sebagai dasar dalam keluarga lintas budaya.
Dalam pemaparannya, Ibu Ninil Elfira menjelaskan berbagai aspek psikologis, sosiologis, dan keagamaan terkait pernikahan multibudaya. Beliau menekankan bahwa pernikahan dengan latar berbeda memerlukan kesiapan mental, kemampuan komunikasi, serta pemahaman nilai bersama agar perbedaan dapat menjadi kekuatan, bukan sumber konflik.
“Islam sangat menghargai keberagaman, namun juga menekankan pentingnya keserasian nilai dalam membangun rumah tangga. Komunikasi, saling menghormati, serta komitmen terhadap prinsip-prinsip Islam menjadi kunci utama,” jelasnya dalam penyampaian materi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, STIT Ahlussunnah Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang akademik yang inklusif, reflektif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Admin STIT AHLS
Admin STIT AHLS
Articles: 34

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *